Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog

2015-07-22T12:42:25+02:00

CINDERELA PARODI

Posted by Ardianaiindah

DIKARANG OLEH :

  1. Narator : Cindy Nanda Pratiko
  2. Pangeran : Rio Bimo Siswoyoa
  3. Pengawal : 1. Pikto Wibowo

2. Alfian jihan Saputra

  1. Cinderella : Futri Fadila
  2. Ibu Peri : Ardiana Sri Indahsari
  3. Ibu Tiri : Retno Wulan
  4. Saudara Tiri 1 : Antin Septiana
  5. Saudara Tiri 2 : Anggun Pratiwi

Narator : “Perhatian-perhatian bioskop misbar akan segera dimulai,masing-masing pemimpin

Pasukan menyiapkan pasukannya.”

(Cinderella,Ibu Tiri,dan saudara-saudara tirinya masuk dengan mematung.)

Narator : “Berpuluh-puluh yang lalu hidup seorang gadis cantik yatim piatu yang sangat malang, ia

Bernama Cinderella. Dia tinggal bersama ibu tiri dan 2 saudara tirinya. Hidupnya

Sangatlah menderita,akankah Cinderella menemukan kebahagiaannya???pasti kepo

Kan?,,,penasaran dong??? Makdarit !! saksikan terus Cinderella Parodi ini...”

(narator keluar)

Ibu Tiri : “Hey, you Cinderella! Kalau kerja tuh yang bener! Ngepel lantai aja dari tadi nggak

Selesai-selesai?!!”

Saudara Tiri 1 : “iya dasar lelet.”

Saudara Tiri 2 : “fix,pokoke lelet,pokoke lelet,pokoke lelet.”

Saudara Tiri 1 : “Apaan sih,nggak jelas deh.”

Ibu Tiri : “selesai ngepel,jangan lupa kuras sumur!ngerti!!”

Cinderella : “I...I...I...ya ma.”

Saudara Tiri 1 : “Gak usah sok gagap keles!sok dramatis banget !emang sinetron dramatis.”

Saudara Tiri 2 : “terus nanti habis nguras sumur,jangan lupa bersihin kandangnya si manis ya!

Tapi hati-hati katanya sih...si manis suka makan orang.”

Saudara Tiri 1 : “Ya...iyalah...!secara si manis kan harimau.”

Bertiga : “Ha...Ha...Ha... Yuhuuu...”

(meraka bertiga meninggalkan ruangan)

Cinderella : “kenapa sih hidup aku selalu menderita,,,Hiks...Hiks...Hiks...(sambil berlalu).

(Ibu Tiri dan saudara-saudaranya berada di ruangan, lalu cinderella masuk ruangan)

Narator : “4 jam 40 menit 59 detik kemudian....setelah Cinderella menyelesaikan tugasnya.

Dia pergi menemui mereka.

Ibu Tiri : “Gimana? Udah selesai semuanya??”

Cinderella : “sudah ma...”

Saudara Tiri 1 : ”Awas aja kalau ada yang kotor.”

(Pengawal dan Pangeran masuk ke ruangan,,,semua mematung)

Narator : “Tiba-tiba seorang pangeran...Mmm...yang menurut buku cinderella yang kami baca

Sih SANGAT TAMPAN. Beliau datang bersama pengawalnya!”

Pengawal : “Yang Mulia pangeran muda datang!!...

Ibu Tiri : “(Memberi hormat bersama ketiga anaknya) Maaf yang Mullia Pangeran.

Ada perlu apa Pangeran datang jauh-jauh kemari ???”

Pangeran : “Maksud kedatangan saya kemari adalah.... Lanjutkan Pengawal !”

Pengawal : “baik yang Mulia !! maksud kedatangan kami kemari adalah untuk memberitahukan

Bahwa nanti malam akan diadakan pesta dansa di istana.

Pesta diselenggarakan dari pukul 10.00 malam sampai 01.00 dini hari.pesta ini

Untuk mencari calon istri bagi pangeran.Karena itu seluruh gadis di kerajaan

Diminta untuk mengikuti pesta tersebut.Demikianlah.!!!”

Ibu tiri : “Jadi,anak-anak saya boleh ikut pangeran ???”

Pangeran : “Of course Madam !! Yah,saya rasa cukup,kalau begitu saya permisi dulu.Dadah....”

Bye...bye (pergi sambil melambaikan tangan).

Ibu Tiri : “silahkan pangeran, terimakasih ya Pangeran.”

(Pangeran dan Pengawal pergi,,,narator masuk).

Narator : “Ah mondar-mandir, cabe deh...huh...setelah pangeran itu pergi,Cinderella menemui ibu

Tiri dan kedua saudara tiriny. Apa yang akan dia lakukan ??? Hmm....sebenarya saya

Rasa pemirsa sudah tau...tapi yah... tonton sajalah.”

Saudara Tiri 2 : “yess,,,yuhuuu.”

Saudara tiri 1 : “Ya ampun!! Aku udsh nggak sabar buat pesta dansa nanti malam.”

Saudara Tiri 2 : “Iya, aku juga!! Nanti malam aku akan dandan secantik mungkin.”

Ibu Tiri : “Ya dan setelah pesta dansa itu,salah satu dari kalian akan jadi istri pangeran...!!yee...!!”

(sambil bertepuk tangan)

Cinderella : “Hmm... maaf ma. Ella Ella ee ! aduh kok malah nyanyi sih (garuk2 kepala)

Ella boleh ikut ke pesta nggak ma ?”

Ibu Tiri : “Hah ?! ikut ke pesta ?! jelas nggak boleh lah.”

Saudara Tiri 1 : “iya, berani2nya mau ikut !!Ga pantes keles.”

Saudara Tiri 2 : “ yes ! ntar dikira kaum gem to the bel lagi.”

Ibu tiri : “Daripada minta yang enggak2 mending bantuin siap2 buat nanti malam.”

(Ibu Tiri,saudara tiri,dan cinderella sudah berada di ruangan,,,narator masuk)

Narator : “pada malam harinya ibi tiri dan kedua saudara tirinya bersiap2,pergi ke istana dengan

Mobil BMW,,,wuiih keren men, katanya !! :D”

Ibu Tiri : “nah, sekarang sudah cantik semuanya.”

Saudara tiri 2 : “ya iya dong yess!!”

Ibu Tiri : “Nah, cinderella kamu jaga rumah yang bener !!”

Cinderella : “Iya ma..”

Sadara Tiri 1&2 : “dadah... Cinderella (sambil melambaikan tangan)

Cinderella : “(duduk) Yah,seperti biasa di cerita Cinderella bakalan ada ibu pei yang akan datang

Membantu,jadi tenang saja.”

(Ibu Peri datang sambil berputar-putar ala penari balet)

Cinderella : “Tuh kan bener... tapi kok kurang menyakinkan ya...???”

Ibu peri : “Aduh pusing bener (diam sejenak) Hmm... Cinderella aku adaah ibu peri yang akan

Membantumu mengatasi masalah tanpa solusi.”

Cinderella : “ ah yang bener ibu peri ??? cius miapa ? gimana caranya ?”

Ibu Peri : “Oh,caranya gampang, tinggal ketik REG spasi IBU PERI kirim ke 1234,sms yang kamu

Dapat langsung dari hp saya.”

Cinderella : “ah serius nih ibu peri ???”

Ibu Peri : “ ya, pakai magic dong!! Namanya juga ibu peri,sekarang ceritakan masalahmu.”

Cinderella : “Baik ibu peri,cerita ini dimulai sebelum saya lahir.Waktu itu ibu saya........”

Ibu peri : “Sebelum lahir ? isss...isss,ceritanya nggak usah panjang2 keles yang singkat,padat ,dan

Jelas aja.”

Cinderella : “Oh gitu,ngomong dong yess!! Begini ibu peri, hidup saya ini sangat menderita

Ibu Tiri dan saudara2 saya selalu menyiksa ssaya.Dan sekarang ada pesta dansa di istana

Tapi mereka melarang saya ikut.Hiks...Hiks...hiks...”

Ibu peri : “Hiks...Hiks...Hiks... karena di naskah disuruh terharu. Saya ikutan terharu

(sambil mengelap matanya denagn baju cinderella). Baiklah kalau begitu saya akan

Langsung mulai dengan memberi kamu gaun yang bagus.Kita mulai prosedur

Pertama, BIM SALABIM ABRAKADABRUKK!!”

Cinderella : “(membuka mata),,,loh kok nggak sih ibu peri ?”

Ibu Peri : “sabar dong (pergi ke belakang cinderella, mengambil kotak berisi gaun dan

Peralatan make over).Nah ini diah (sambil memberikan kotak tersebut).”

Cinderella : “kirain abis dibacain mantranya langsung blek !! kepasang semua.”

Ibu peri : “sssttt! Jangan banyak komentar! Sekarang kau mau apalagi ??? akan ku beri.”

Cinderella : “ Saya mau.... mobil plus sopir sama bodyguardnya buat pergi ke istana.”

Ibu Peri : “Oh,,,itu mah easy..!! Tapi sebelumnya bawakan labu dan tikus dulu.”

Cinderella : “OK (lalu kembali membawa tikus dan labu) Nih dia ibu peri!!”

Ibu peri : “ nah mantep nih! (meletakkan labu + tikus ke lantai) sekarang kita mulai!

BIM SALABIM ABRAKADABYAARR.”

Cinderella : “Ah nggak terjadi apa2 Ibu peri???”

Ibu peri : “Ah ni anak kagak sabaran amat sih ( lalu mengambil sesuatu disamping labu)

Taraa (lalu memberi sebuah kunci pada cinderella).”

Cinderella : “Wah... pasti ini kunci mobil ya ibu peri??? Sekarang mobilnya dimana bu?

Diluar yaa ???”

Ibu Peri : “Siapa bilang itu kunci mobil? Itu mah kunci rumah kam.Nanti kan kamu mau pergi,

Otomatis rumahnya kan ditinggal,kalau rumahnya nggak dikunci,terus ada

Ada maling gimana ? ribet kan urusannya...!! makanya saya kasih kamu kunci,

Biar kamu nggak lupa gitooh !!”

Cinderella : “Lah...jadi tu labu ama tikus buat apaan ???”

Ibu peri : “Saya mau bikin kolak labu nanti.Nah kalau tikusnya mau dijadiin peliharaan

Di rumah.”

Cinderella : “Yah, kirain labu mau dijadiin mobil...trus tikusnya dijadiin sopir.

Ni bajakan nih cerita cinderellanya !! Ya sudahlah! Jadi saya pergi ke istana naik

Apa ???

Ibu Peri : “(merogoh sakunya) Nih!!! (sambil memberi selembar uang pada Cinderella)

Cinderella : “Lima ribu ??? buat apaan ???”

Ibu Peri : “Kamu pergi ke istana naik angkot,, itu ongkosnya!!!”

Cinderella : “naik angkot ?!”

Ibu Peri : “Iya,kan lengkap tuh,mobil,sopir,plus bodyguard alias kernetnya. Eh nanti

Ongkosnya jangan lupa diganti yaa!”

Cinderella : “Udah nyuruh naik angkot,ongkosnya minta diganti pula,Gimana sih ???”

Ibu Peri : “Ah jangan banyak komen,Ya udah sekaranga tugas saya sudah selesai!”

Cinderella : “Eh tunggu dulu Ibu peri! Sepatu saya gimana ?(sambil menunjukkan kakinya)

Ibu Peri : “Oh,iya sory, ayam forget.Baiklah.BIM SALABIM ABRAKADABUBRAH...”

Cinderella : “Nggak terjadi apa2 lagi???”

Ibu Peri : “shut up ah (lalu mengambil sebuah kotak sepatu di belakang Cinderella)

Nih....(sambil memberikan kotak tersebut pada Cindrella)”

Cinderella : “Wah...kotaknya aja udah bagus banget,gimana isinya yaa? (lalu membuka

Kotak itu) Hah!! (lalu mengangkat sepatu dari dalam kotak itu)

Kok sepatu kayak ginian sih Ibu peri ?! warnanya hitam lagi...

Ini mah sepatu sekolah.”

Ibu Peri : “ Emangnya kenapa ???”

Cinderella : “Ya ampun ibu Peri !!! (lalu mengambil sebuah buku dan meniup debu yang

Ada diatasnya). Haatsyii....haastsyiii.” (narator masuk)

Narator : “Anda terserang gejala flu.”

Cinderella : “Uhuk-uhuk.Oh iya ibu peri (sambil menunjukkan buku cerita Cinderella)

Di buku ini diceritakan bahwa Cinderella itu pergi ke istana pakai sepatu

Kaca.”

Ibu Peri : “Oh gitu tooh...saya baru tau ceritanya...Yah mau gimana lagi lah...

Daripada kamu nyeker.”

Cinderella : “Ya tapi kan... Ah ya udah deh.”

Ibu Peri : “Baik tugas sudah selesai.Jangan lupa nanti pukul 12.00 malam harus kembali

Ke rumah,kalau tidak semua sihir itu akan lenyap.”

Cinderella : “Hah ?! jam 12.00 malam? Sekarang aj udah jam setengah 12.00.Ditambah

Perjalanan kesana, mana cukup???”

Ibu Peri : “Itu sih DL!!! Ya udah saya pergi dulu (berputar ala penari balet).Oh iya lupa,

Saya lupa ngasih tagihan ini ke kamu.”

Cinderella : “Tagihan apa sih???”

Ibu Peri : “Ini tagihan untuk pembelian baju,make up, dan sepatu.”

Cinderella : “Jadi semua itu nggak gratis.”

Ibu peri : “Hari gini gratis ?! Hello ! 2014 neng!! Cbe deh...alah udahnya dadahh...”(berputar)

Cinderella : “kalo begini mah sama aja bo’ong.”(Cinderella keluar,narator masuk)

Dicerita dikatakan bahwa kedatangan ibu Peri membawa secercah harapan pada Cinderella.

Hmm...apa iya..??? Ya sudahlah,kita lanjut ke istana guyyss....Come in (Pangeran.Pengawal,Ibu tiri,dan kedua anaknya masuk) Apakah Cinderella menemukan kebahagiaannya ??? anda penasaran? Sama saya juga. Karena itu saksikan terus “Cinderella Parodi”

Pangeran : “(sedang mencari kutu di kepala,lalu memasukkan ke dalam mulutnya) Hmm...

Yang ini rasanya gurih lo pengawal.(Pengawal sedang memijit pundak Pangeran)

Pengawal : “Wah enak dong pangeran.”

Pangeran : “Iya dong,kamu mau ngicipin???

Pengawal : “Ah, nggak usah repot2 Pangeran. Pangeran ini baik sekali hlo,sampai2 kutu

Aja ditawarin.”

Pangeran : “Haruss dong,Ini rahasia ketampananku.Yakin kamu nggak mau?”

Pengawal : “Yakin Pangeran.Terima kasih...hmm... ngomong2 pangeran, kok nggak

Berdansa sama par tamu sih???”

Pangeran : “Liat nih (sambil menunjukkan jempol kakinya)

Pengawal : “Gilak ! gede banget Pangeran. Ckckckck kok bisaa pangeran ?”

Pangeran : “Mereka semua tuh pada nggak bisa dansa. Jempol saya keinjak terus.”

Pengawal : “Mereka yang nggak bisa or pangeran yang gak bisa ???”

Pangeran : “Dua-duanya.”

Pengawal : “ ya pantas kalau begitu.”

Cinderella masuk sambil terengah-engah,para tamu berbisik-bisik

Cinderella : “Hash....hash...”

Pengawal : “Wuih,gilak! Tu cewek cantik banget pangeran!!”

Pangeran : “Iya,saya samperin dulu ya pengawal.”

Pengawal : “Iya pangeran.”

Pangeran : “wahai gadis cantik, siapa gerangan namamu ???”

Cinderella : “Nama saya (tiba2 jam berdentang 12 kali dan menunjukkan tepet pukul

12.00 malam). Aduh,sialan ! gara2 angkotnya tadi mogok jadi telat deh!

Hmm...maaf ya pangeran, tapi saya harus pergi” (lalu berlari ke arah

Pintu ke luar)

Pangeran : “Tapi ???”

Cinderella : “(berusaha melespaskan sepatunya) Ih, kok nggak lepas2 sih ( melespaskan

Salah satu sepatunya,lalu kembali ketempat Pangeran dan memberikannya

Pada pangeran) Ini pangeran !!!”

Pangeran : “Hei ! tunggu dulu, Huh (lalu mengendus sepatu itu) Ih gilak ! cantik2

Sepatunya bua banget,penagwal masukkan sepatu ini ke kantong plastik.”

Pengawal : “baik pangeran (memakai sarung tangan sambil memasukkan sepatu ke dalam

Kantong plastik)

Pangeran : “Saya harus menemukan gadis itu.”

(Pangeran,pengawal,Ibu Tiri,dan saudara tiri duduk,,,narator masuk)

Keessokan harinya,karena begitu penasaran dengan pemilik sepatu yang bau itu.maka Pangeran dan pengawal pergi mencari si pemilik sepatunyang bau itu,dari rumah ke rumah. Hingga akhirnya sampai ke rumah Cinderella.

Saudara Tiri 1 : “kira2 cewek yang kemarin itu siapa yaa ???”

Saudara Tiri 2 : “Tau deh.”

Bertiga : “Huh.”

Cinderella masuk membawa minuman.Ketiganya langsung meminum minuman itu.Pangeran dan pengawal masuk.

Pengawal : “Yang mulia Pangeran Muda datang.”

Ibu Tiri : “Maaf Yang Mulia Pangeran.Ada perlu apa Pangeran datang jauh2 kemari ?”

Pangeran : “Maksud kedatangan saya kemari adalah.....Lanjutkan Pengawal !”

Pengawal : “Baik Yang Mulia! Maksud kedatangan kami kemari adalah untuk mencari gadis

Yang memiliki ukuran kaki yang sama dengan sepatu yang kami bawa ini.

Dan gadis itu akan menjadi istri pangeran.”

Pangeran : “Begitulah, jadi silahkan anak-anak ibu mancoba sepatu ini.”

Saudara Tiri 1&2: “Yesss!!! Aku duluan....aku duluan.”

Ibu Tiri : “Eh kalian jangan berkelahi ! sekarang kakak yang coba duluan setelah itu

Baru adik.”

Saudara Tiri 1 : “Week !!!”

Saudar Tiri 2 : “Ih nggak adil.”

Saudara Tiri 1 : “ih susah banget sih ,,,ah kekecilan nih!!!”

Pengawal : “Teet!! Maaf anda kurang beruntung.Coba lain waktu ,next!”

Saudara Tiri 2 : “Kasihan deh loe,,,yess Yess pas!!”

Pengawal : “Bo’ong sepatunya kebesaran.”

Ibu Tiri : “kalau merka nggak berhasil berarti saya dong peserta selanjutnya.”

Pangeran : “enak saja ! udah tua nyadar dong !Peserta selanjutnya ya gadis itu.”

(menunjuk Cinderella)

Cinderella : “saya Pangeran???.”

Pangeran : “Ya iyalah” (lalu Cinderella mencoba sepatu itu)

Pengawal : “Yak!! Pas pangeran ! inilah calon istri pangeran.”

Cinderella : “yee!! Week!” (menjulurkan lidahnya ke ibu tiri dan saudara-saudara tirinya)

Bertiga : “hah kok bisa!!”

(Ibu tiri,dan saudara-saudara tirinya keluar. Pangeran,pengawal dan Cindella

Tetap di dalam,,,narator masuk)

Narator : “Apakah cerita ini akan happy ending? Makanya saksikan terus!

Pangeran : “Nah,Cinderella, ini dia rumah barumu.Rumah baru kita.”

Cinderella : “Wah, bagus banget Pangeran!!! Tadi itu halamannya berapa luasnya Pangeran?”

Pangeran : “Ya sekitar 10 hektaranlah. Nah cinderella sekarang kerjakan tugas

Barumu .”(sambil memberikan sapu dan lap)

Cinderella : “Tugas??? Maksudnya apaan pangeran ???”

Pengawal : “Jadi Tuan Putri ini belum paham juga yaa? Begini, sebenarnya Pangeran

Mencari calon istri itu yang bisa melayani Pangeran dalam segala hal

Misalnya menyapu,mengepel atau nyabut rumput gitu.”

Cinderella : “Lho, emangnya disini nggak ada pembantu toh ???”

Pangeran ; “Karena Krismon, semua pembantu disini saya PHK.Dan lagi mereka nuntut gaji

Yang lebayy. Nah kalau istri kan nggak usah digaji.”

Cinderella : “Jadi, saya mesti nyapu ? trus nyabut rumput di halaman yang luasnya

10 hektar itu ???”

Pengawal : “Lebih tepatnya sih 11 hektar tuan putri!!!”

Cinderella : “Kurang ajar !! kalau gitu mah mending saya di rumah yang lama daripada

Disini” (berlari kencang)

Pangeran : “Eh, jangan pergi !!!( mengejar Cinderella bersama Pengawal,,, Narator masuk)

Narator : “Demakianlah cerita “CINDERELLA PARODI”. Dan akhirnya Cinderella hidup

Menderita selamanya....Hmmm....cerita yang aneh.

See comments

comments

Girl Gift Template by Ipietoon - Hosted by Overblog